Kumpulan, Contoh, Surat, Izin, Jalan, Keterangan, Kuasa, Lamaran Kerja, Penawaran, Pengunduran Diri, Perjanjian, Permohonan, Pernyataan, Resmi, Undangan, Bahasa Inggris, Dinas, Cinta, Penolakan, Pengiriman, Niaga, Perdagangan, Penagihan

Jenis Surat Perjanjian Yang Benar



Ada berbagai bentuk / jenis surat perjanjian, tetapi yang paling sering kita jumpai dalam kaitannya dengan kegiatan sehari-hari.

Surat Perjanjian jual beli Yang Baik dan Benar

Dalam surat ini disebutkan bahwa pihak penjual diwajibkan menyerahkan suatu barang kepada pihak pembeli. Sebaliknya, pihak pembeli diwajibkan menyerahkan sejumlah uang (sebesar harga barang tersebut) kepada pihak penjual sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. 

Setelah penandatanganan surat tersebut, kedua belah pihak terikat untuk menyetesaikan kewajiban masing-masing. Setiap pelanggaran atau kelataian dalam memenuhi kewajiban akan mendatangkan konsekuensi hukum karena pihak yang dirugikan berhak mengajukan tuntutan atau klaim.

Perjanjian sewa beli. Surat ini boleh dinyatakan sama dengan surat jual beli, bedanya harga barang yang dibayarkan oleh pihak pembeli dilakukan dengan cara mengangsur. Barang diserahkan kepada pihak pembeli setelah surat perjanjian sewa beli ditandatangani. Namun, hak kepemilikan atas barang tersebut masih berada di tangan pihak penjual.

Jadi, selama pembayaran atas barang tersebut masih diangsur, pihak pembeli masih berstatus sebagai penyewa. Selama itu, pihak pembeli tidak berhak menjual barang yang disebutkan dalam perjanjian sewa beli tersebut. Selanjutnya, hak milik segera jatuh ke tangan pembeli saat pembayaran angsuran/cicilan terakhir
Berikut Ini Contoh contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah

Surat Perjanjian Sewa Menyewa Yang Baik dan Benar

Perjanjian ini merupakan suatu persetujuan antara pihak yang menyewakan dan pihak yang menyewa. Pihak yang menyewakan (Pihak I) berjanji menyerahkan suatu barang (tanah, bangunan, dan lain-lain) kepada pihak penyewa (Pihak II) selama jangka waktu yang ditentukan/disepakati kedua belah pihak. Sementara itu, pihak penyewa (Pihak II) diwajibkan membayar sejumlah uang tertentu atas pemakaian barang tersebut. Hal lain yang harus diperhatikan adalah kewajiban dan unsur
tanggung jawab kedua belah pihak atas barang tersebut.

Surat Perjanjian borongan Yang Baik dan Benar

Perjanjian ini adalah perjanjian yang dibuat antara pihak pemilik proyek dan pihak pemborong. Pihak pemborong setuju untuk melaksanakan pekerjaan borongan sesuai dengan syarat•syarat/spesifikasi serta waktu yang ditetapkan /disepakati oleh kedua belah pihak. Untuk itu, pihak pemilik proyek wajib membayar sejumlah uang tertentu (harga pekerjaan borongan) yang telah disepakati kedua belah pihak kepada pihak pemborong.

Surat Perjanjian Meminjam Uang Yang Baik dan Benar

Surat perjanjian ini merupakan persetujuan antara pihak piutang dan pihak berutang untuk
menyerahkan sejumlah uang. Pihak yang berpiutang meminjamkan sejumlah uang kepada pihak yang meminjam, dan pihak peminjam wajib membayar kembali utang tersebut ditambah dengan bunga yang biasanya dinyatakan dalam persen dari pokok pinjaman dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Surat Perjanjian kerja Yang Baik dan Benar

Pada dasarnya, surat perjanjian kerja dan perjanjian jual bell adalah sama. Yang membedakan adalah objek perjanjiannya. Jika dalam surat perjanjian jual bell objeknya adalah barang/benda, objek dalam surat perjanjian kerja adalah jasa kerja dan pelayanan. Para pihak dalam surat perjanjian kerja adalah
majikan (pemilik usaha) dan pekerja (penyedia jasa).

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat perjanjian kerja sebagai berikut.
•   Lamanya masa kerja.
• Jenis pekerjaan.
• Besarnya upah / gaji beserta tunjangan. Pihak majikan biasanya telah memunyai suatu pegangan/standar gaji untuk menentukan gaji yang dunia pemerintahan dan perdagangan sebagai berikut. 


Silahkan Lihat Di Bawah Ini Mungkin Bermanfaat Bagi Anda :
Share Fb
Share G+
Tags :