Kumpulan, Contoh, Surat, Izin, Jalan, Keterangan, Kuasa, Lamaran Kerja, Penawaran, Pengunduran Diri, Perjanjian, Permohonan, Pernyataan, Resmi, Undangan, Bahasa Inggris, Dinas, Cinta, Penolakan, Pengiriman, Niaga, Perdagangan, Penagihan

Pengalaman Seleksi Tes Pramugari Garuda Indonesia 2



Nah kiya lanjut lagi ke beberapa tahapan tes pramugari garuda indonesia. Hari testing pun tiba, yuk kita mulai dari tahap awal :

1. Tes Tinggi dan Berat Badan, Tes Penampilan, dan Wawancara User
Tes ini berlangsung tanggal 25 Juni 2014 di Mercure Hotel ruang Saphir (kalo gak salah). Jadi kita para rekruter langsung datang ke hotel tersebut dengan memakai kemeja/blus warna terang dan rok warna gelap plus sepatu pantofel dan dandan yang semenarik mungkin. Disini kita akan menghadapi walk-in interview langsung dan akan diwawancarai oleh para staff yang sudah berpengalaman di bidangnya. Syukurlah, tes nya ini di adakan di hotel dan para peserta tidak sampai mengantri diluar ruangan, setidaknya kita yang sudah make-up full dan dandan sekece mungkin (apalagi yang salonan dari jam 4 pagi barangkali :p) tidak akan tercemar asap polusi apalagi bau keringat karena ruangannya pastinya sangat PW dan membuat para calon mugari ini nyaman.

pendaftaran garuda indonesia
Seluruh peserta masuk dan duduk rapi di tempat yang telah disediakan. Tak lupa sebelumnya diberi kata sambutan oleh Bapak Giring terlebih dahulu sebelum tes dimulai. Setelah memperkenalkan Garuda Indonesia, para peserta dipersilahkan untuk membaca do'a dan tes pun dimulai. Dimulai dari pengukuran tinggi dan berat badan terlebih dahulu. Sebelum naik ke timbangan multifungsi, kita registrasi kembali dengan teratur dan disuruh untuk melewati semacam pintu buatan dari kayu. Jika tidak menyentuh bagian tertinggi kayu maka dianggap failed dan tidak bisa lanjut ke tahap selanjutnya, secantik apa pun dia. Jika tinggi kita menyentuh bagian tertinggi kayu maka dipersilahkan untuk naik ke timbangan untuk mengukur tinggi asli (setiap tes Garuda pasti tinggi berkurang sekitar 2 cm) dan juga pengukuran BB. Tinggi minimal 158 cm dengan berat proporsional. Setelah di cek keduanya, tim rekrutmen menuliskan di kertas dan di cek kembali ke proporsional-an nya di laptop/komputer mereka. Apabila tidak proporsional sesuai standart mereka, mau secantik apa pun, tidak akan lolos. Alhamdulillah aku lolos tahap ini. Dan yuk lanjut untuk tes penampilan sekaligus wawancara user.

Masuk ke dalam ruangan, kali ini masuk ke ruangannya hanya satu orang saja alias cuma kita sendiri. Gugup sih, tapi tetap kudu terus berdo'a, biar lebih netral hihi. Ketemu tim rekrutmen dan kita disuruh memperkenalkan diri dalam bahasa inggris. Kemudian tim akan menanyakan beberapa hal kepada kita, seperti pribadi kita, kenapa ingin jadi pramugari, wawasan tentang garuda, dan masalah komitmen. Setelah perbincangan panjang itu lalu kita disuruh jalan lurus ke depan (lepas sepatu) dan kemudian balik lagi. Kemudian jalan dengan menggunakan sepatu dan balik lagi. Terus jalan muter-muter keliling ruangan. Jangan lupa senyum selalu ya guys.. Senyum sangat penting dalam tahap ini. Lalu kita disuruh berdiri hadap samping kanan/kiri dan depan/belakang. Dilihat cara tersenyum. Kemudian kesehatan kulit kaki, tangan, kuku tangan dan kuku kaki juga diperhatiin. Tak luput cek varises juga dilihat dalam hal ini. Setelahnya, kita disuruh nunggu sebentar di depan tim untuk menunggu hasilnya, hanya pembicaraan singkat yang terjadi dan tim sempat menanyakan ku apakah aku make-up sendiri atau salon. Dengan jujur ku jawab ini make-up sendiri dan tim memuji ku dalam hal ini. Ah, jadi malu adek bang.. *ehh.. hahahaha
Alhamdulillah aku lulus dalam tes ini. Dalam tes ini CV juga tidak diberi. Jadi dalam tes ini hanya membawa diri dan membawa do'a saja :D

2. Psikotes dan Bahasa Inggris Tertulis 
Besoknya tanggal 26 Juni 2014, lanjut untuk tes tertulis, yakni psikotes dan bahasa inggris. Seluruh peserta masuk ke dalam ruangan dengan membawa alat tulis seperti pinsil 2B, penghapus, dan pulpen. Dalam tes ini yang di tes ialah tes koran (ini yang paling capek), logika berpikir, gambar/daya imajinasi, dan seabrek soal bahasa inggris tertulis (kebanyakan fokus di grammar sih). Diperlukan ketelitian dan kecepatan yang cukup dalam tes ini. Jadi, saran saya, apabila kamu mau tes psikotes keesokan harinya, usahakan istirahat yang cukup dan tidurlah lebih cepat agar tidak menggangu konsentrasimu pada saat tes. Pengumuman berlangsung hari ini juga. Setelah tes selesai pukul 12.00, pengumuman dilakukan pukul 13.00. Alhamdulillah, aku lolos kembali dalam tahap ini. Lanjut.....
lowongan garuda training center

3. Wawancara Kompetensi
Setelah selesai tes psikotes, ternyata wawancara kompetensi dilaksanakan langsung pada hari itu juga. Ada yang kedapatan dihari itu juga, ada pula keesokan harinya. Jadi, setelah pengumuman jam 13.00, wawancara kompetensi dimulai pukul 13.30. Antara satu orang dengan orang yang lain diberi tenggang waktu 30 menit. Aku kedapatan diwawancara pada hari itu juga dengan nomor urut dua, otomatis aku akan lanjut tes pukul 14.00.

Dalam tes ini, hanya pertanyaan pribadi saja yang akan dilemparkan ke kita, kepribadian kita, percakapan bahasa inggris (tidak full), pengalaman kerja (jika ada), mengenai kegiatan kita, bagaimana menghadapi masalah, dan mereka sebenarnya lebih tertarik melihat tutur bahasa yang kita gunakan. Jadi dalam tes ini, usahakan berbicaralah yang sesopan mungkin, tidak terlalu kaku, dan konsentrasi juga. Baiknya dalam tes ini jangan berbohong dan katakan apa adanya, karena yang mengetes adalah orang psikolog/kejiwaan dari Garuda Team, dan tak jarang secara tidak langsung terkadang mereka melontarkan pertanyaan yang sama dalam rentang waktu yang berbeda, so guys, jangan berbohong disini ya.. (kalo bisa dimana pun juga ya, itung-itung nambah pahala :p)
Pengumuman dilakukan 3 hari setelahnya, dan Alhamdulillah lulus lagi...

4. Background Check (Aspek Keamanan)

Yap, sedikit lagi kamu bakal jadi pramugari maskapai kebanggaan Indonesia ini. Tes ini dilakukan tanggal 2 Juli 2014 bertempat di kantor kota Garuda Indonesia. Dalam tes ini pihak BIN dari Garuda Team yang akan mewawancarai kita satu per satu. Diusahakan rapi dalam tes ini dan pahami wawasan keindonesian serta pahami lebih dalam mengenai agamamu. Saya tidak bisa cerita banyak apa clue clue nya karena kita udah berjanji diatas materai tidak menceritakan apapun mengenai tes ini kepada siapa pun (sorry ya guys :D , setidaknya garis besarnya sudah saya sampaikan tadi..)
Pengumuman berlangsung hari ini, dan yuhuu lulus lagi... Hayukk kita ke tahap akhir ditingkat kota, tes kesehatan.. :D

5. Tes Kesehatan
Puji syukur kepada Allah, sampai juga di tahap ini. Tahap ini tidak ada yang perlu ditakutkan, karena tidak ada wawancara lagi, hanya sedikit berurusan dengan tim dokter RS dan dokter-dokter pilihan Garuda untuk memeriksa kesehatan kita. Tes berlangsung selama 2 hari, tanggal 3 dan 4 Juli di salah satu RSI pemerintah di kota Padang yang lokasinya sangat jauh dari kota, sehingga ibu saya pun turut mengantar dan mendoakan anaknya yang kece ini semoga lancar dan berhasil di tes ini. Hahahaha.. Tes hari pertama meliputi tes luar dan dalam tubuh dan tes hari kedua meliputi tes fisik.

*Hari Pertama*
Tes hari pertama meliputi:
    Pemeriksaan kualitas pendengaran (tes ini menggunakan semacam earphone untuk mendengar beberapa nada di dalamnya, mulai dari suara besar hingga sangat kecil yang mampu kita dengar secara bergantian antara telinga kanan dan kiri)
    Pemeriksaan gigi, gusi, lidah, hidung, telinga oleh dokter THT
    Tes pernapasan (menggunakan mulut). Tes ini kelihatannya sepele tapi cukup serius dan membutuhkan kesehatan yang sangat prima. Bagi yang batuk atau flu mungkin tes ini merupakan tantangan yang cukup besar untuk dilalui. Dalam tes ini kita disuruh meniup dan menghembuskan nafas sekencang-kencangnya sampai batas normal yang telah ditentukan oleh tim dokter. Enough! Tes ini membuat saya sangat kelelahan tapi mungkin bagi yang sering olahraga lari atau renang pasti tidak akan kesulitan dengan tes ini. Konon, tes ini dibuat agar seorang pramugari dapat dengan cekatan membantu para penumpangnya dalam melakukan evakuasi darurat di air.
    Pemeriksaan mata dan buta warna
    Ronsen rongga mulut
    Ronsen paru-paru
    EKG (cek kesehatan jantung)
    Tes urine dan darah (untuk melihat kadar kolestrol, ginjal, dan penyakit dalam lainnya)

Dikarenakan tes kesehatan ini diperlukan mengecek kesehatan dalam sehingga kita disuruh berpuasa. Bertepatan pada saat saya tes adalah bulan Ramadhan, jadi sebenarnya tidak masalah untuk makan sahur terlebih dahulu karena tes darah dilaksanakan pada sore hari, tapi sayangnya saya lalai akan informasi ini, yang setau saya sehari sebelum tes harus puasa, jadi malamnya kita terakhir makan selebihnya hanya boleh minum air putih saja sampai tes dilaksanakan. Teringatnya, malam itu setelah sholat taraweh, sekitar pukul 9 malam aku makan malam, itu pun makan sangat ku jaga alias banyak makan sayur (padahal ga suka sayur :p) dan makan secukupnya untuk tenaga saja, karena takut BB akan naik lagi (karena batas BB ku saat itu dalam batas maksimal, mereka sempat memberikan warning padaku dan ku usahakan agar tidak over :D). Setelah ku hitung hitung, aku ternyata tidak makan selama 20 Jam!!! Omaigoddd :O (dari jam 21.00 – 17.00 bok....) Aku memang memutuskan tidak puasa pada hari itu untuk menjaga kondisi tubuhku dari serangan dehidrasi, jadi ketika tes selesai aku pun bergegas mencari makanan dengan kondisi kepala yang sempoyongan dan segera mencari taxi agar kembali ke kos-an. Dalam perjalanan pulang alias di dalam taxi, aku meminta izin kepada ibu dan pak supir untuk makan dan makanlah aku layaknya orang kelaparan. Ibu menjelaskan panjang lebar kepada pak supir apa yang terjadi dan mereka tersenyum saja ketika melihatku yang tengah kelaparan ini makan dan akhirnya tiba di kos-an dan si pak supir mendoakan ku agar lolos dalam seleksi ini. (aamiiinnn.. makasih yaa pak....)

*Hari Kedua*
Masuk hari kedua yaitu pemeriksaan fisik dan tidak perlu puasa lagi. Tetapi ada beberapa pemeriksaan yang diulangi lagi, seperti pemeriksaan gigi dan rongga mulut, telinga, dan urine. Kemudian mengisi riwayat penyakit baik untuk diri sendiri maupun keluarga (kita disini diberi warning agar mengisi sejujurnya, demi keselamatan kita kelak telah menjadi pramugari), lanjut dengan pengukuran BB, cek bagian tulang belakang apakah mengidap skeliosis, cek kesehatan kulit (tanda lahir, bekas luka dan tattoo), cek apakah kaki letter O – V – atau normal, dan terakhir tes keseimbangan. Setelahnya dokter akan meng-evaluasi hasil pemeriksaan kemarin, dag dig dug jg dengarnya takut ada apa-apa, tapi alhamdulillah si dokter mengatakan tidak ada masalah. 3 dari 10 orang teman-teman seperjuangan saya ini akan melaksanakan re-medex karena mereka teridentifikasi kolestrol.
Walaupun hasil pemeriksaan untuk hari pertama telah diumumkan, tetapi hal ini belumlah positive karena masih membutuhkan hasil di hari kedua dan hasil re-medex (bagi yang re-medex). Pengumuman tes kesehatan ini menunggu hampir seminggu lamanya.
Selesai semua pemeriksaannya, berarti telah selesai untuk tahap akhir di tingkat kota. Untuk maskapai Garuda, lolos tes kesehatan bukanlah berarti perjuangan menjadi seorang pramugari di maskapai kebanggaan kita ini telah selesai, masih berlanjut tentunya. Kita harus melewati satu rintangan lagi, yaitu pantuhir (pantauan terakhir) di Jakarta dan apabila lolos pantuhir, Congratulations! We already being a part of Garuda Indonesia!! Teken kontrak dan training sampai lolos untuk mendapatkan izin terbang dan mengangkasalah.... :D

Pokoknya, tes kesehatannya beneran super duper ketatt disertai dengan alat-alat pemeriksaan yang cuanggihhhh benerrrr deh!!! Makasih tim dokter, RS, dan Garuda, kasih kabar yang baik yaa!! :D

Hampir seminggu penuh kegalauan akan hasil tes, bulak balek liatin HP nunggu SMS/Email yang tak kunjung datang. Gak di kos-an, gak pas taraweh, gak pas lagi di kamar mandi, gak di mall, gak di jalan, gak di pantai, gak pas tiduran liatin HP mulu. Ngilangin galau yang membara akhirnya ngidupin musik dari HP aja deh, eh bunyi SMS, jreng jrenggg rupanya SMS Promo dari Telko**el, tiap harinya berulang seperti itu. Sampe akhirnya nyerah bukain SMS Promo yg terus dateng, padahal bukan dia yg ku nanti, kemudian bunyi SMS pas lagi ngeliat-liat baju sama ibu di salah satu toko baju, sempat menunda untuk dibuka ku kira SMS Promo lagi eh ternyataaaa.... What a Golden SMS!! I pass it again and welcome to Pantuhir!! Jakarta, I’m coming and wish me luck.. :D

6. PANTUHIR
Halo dear-dear ku yang baik hati dan tidak sombong.. Terima kasih sudah berbagi dengan saya via Line, IG, dll . Mungkin semua pada penasaran dengan saya yah, jadi hampir rata-rata dear dear ku yang nge-Line banyak banget mengajukan pertanyaan yang diantaranya, "Halo kak, wah kakak pramugari Garuda yah?", ada juga "Hai kak, gimana selama menjadi pramugari garuda?, yang tak kalah seru "Hai kak, kerja dimana sekarang kak? Kakak bener pramugari garuda? aku baca di blog kakak soalnya". Dari hampir rata-rata pertanyaan ekstrem yang saya temui itu ialah di statement yang terakhir loh.. But at least, dr keseluruhan yang mereka katakan aku hanya mengatakan "Aamiin" saja, hitung hitung itu merupakan sebuah doa, yah di aminkan saja =D

Nah mungkin pada tanya nih, "Wah kenapa saya meng "amin" kan? Saya belum jd mugari yah? Emangnya saya sudah lanjuti kisah dan sejuta cerita saya di blog ini mengenai apa yg terjadi selanjutnya? Belum kan? Lalu kenapa semua telah men"judge" saya bahwa saya ini pramugari Garuda Indonesia? Baiklah, saya amin kan kembali deh bila dear dear ku sekalian mengatakan hal ini.. Terima kasih yaa :)"

Baik saya akan lanjutkan cerita saya di tahap pantuhir ini yah dear.. Maaf karena udah nunggu lama untuk postingan selanjutnya sekalian tes akhir dari Garuda ini.. Karena lagi banyak kegiatan jd belum sempat nih dear untuk melanjutkan nya dan insya ALLAH saya pastikan untuk menyelesaikan cerita ini dan dear dear ku sekalian menjadi tidak penasaran lagi :)
Well Done, Kita lanjut yaaa.....

Share Fb
Share G+